Umroh adalah salah satu ibadah yang memiliki keistimewaan dalam Islam untuk mendekatkan diri kepada Alloh SWT. Pelaksaan umroh lebih sederhana dibandingkan dengan haji. Menjadi tamu special ke Baitulloh memiliki keberkahan dan faedah yang sangat besar, berikut keutamaan ibadah umroh yang bisa menjadi motifasi Anda untuk melaksanakannya.
8 Keutamaan Umroh yang harus diketahui.
- Penghapus Dosa
الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا ، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
Artinya: “Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.” (HR. Bukhari, no. 1773 dan Muslim, no. 1349).
- Dikabulkannya Doa-doa
الْغَازِى فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ وَفْدُ اللَّهِ دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ
Artinya: “Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang berhaji serta berumrah adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, mereka pun memenuhi panggilan. Oleh karena itu, jika mereka meminta kepada Allah pasti akan Allah beri.” (HR. Ibnu Majah, no. 2893)
- Menghapuskan Dosa Besar dan Kecil
Umrah memiliki keutamaan untuk menghapuskan dosa, baik besar maupun kecil. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ
Artinya: “Ikutkanlah umrah dengan haji, karena keduanya dapat menghapus kemiskinan dan dosa, seperti api yang membersihkan karat dari besi, emas, dan perak.” (HR. An-Nasai, no. 2631)
- Mendatangkan Rezeki dan Menghilangkan Kefakiran
Umrah tidak hanya membersihkan dosa, tetapi juga dapat mendatangkan rezeki. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa umrah dapat menghilangkan kefakiran dan kemiskinan, sehingga menjadi sarana spiritual untuk memperoleh keberkahan dalam hidup.
- Setara dengan Jihad bagi Wanita
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan kepada Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa bagi wanita, umrah memiliki nilai yang setara dengan jihad. Beliau bersabda:
لَكِنَّ أَفْضَلَ الْجِهَادِ حَجٌّ مَبْرُورٌ
Artinya: “Jihad yang paling utama bagi wanita adalah haji yang mabrur.” (HR. Bukhari, no. 1520)
Bagi Muslimah yang tidak memiliki kewajiban jihad, umrah menjadi amalan terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah.
- Pahala Shalat Berlipat Gkamu di Masjidil Haram
Melaksanakan umrah memberikan kesempatan untuk shalat di Masjidil Haram, yang pahalanya sangat besar. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
صَلاَةٌ فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ
Artinya: “Shalat di Masjidil Haram lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad 3/343)
Keutamaan ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi setiap Muslim untuk beribadah di Masjidil Haram.
- Thawaf Menghapuskan Dosa dan Meninggikan Derajat
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَن طاف بِهَذا البيتِ أسبوعًا يُحصيهِ… وَرَفع لهُ بِها درجةً
Artinya: “Barang siapa yang thawaf di sekitar Ka’bah sebanyak tujuh putaran, lalu ia shalat dua rakaat, maka setiap langkahnya Allah akan mencatat satu kebaikan, menghapus satu kesalahan, dan meninggikan satu derajat.” (HR. Tirmidzi, no. 959).
Thawaf tidak hanya sebagai ritual fisik, tetapi juga sebagai sarana spiritual yang mendekatkan diri kepada Allah.
- Pahala Umrah Sesuai dengan Usaha dan Biaya yang Dikeluarkan
Semakin besar usaha dan biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan umrah, semakin besar pula pahala yang diberikan. Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan:
قالَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: يا رَسولَ اللَّهِ، يَصْدُرُ النَّاسُ بنُسُكَيْنِ، وأَصْدُرُ بنُسُكٍ؟ فقِيلَ لَهَا: انْتَظِرِي، فَإِذَا طَهُرْتِ، فَاخْرُجِي إلى التَّنْعِيمِ، فأهِلِّي ثُمَّ ائْتِينَا بمَكَانِ كَذَا، ولَكِنَّهَا علَى قَدْرِ نَفَقَتِكِ أوْ نَصَبِكِ.
Aisyah radhiyallahu ‘anha bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, mengapa orang-orang kembali dengan dua ibadah (haji dan umrah), sedangkan aku hanya kembali dengan satu ibadah (haji)?” Maka Rasulullah SAW bersabda, “Tunggulah hingga kamu suci, kemudian keluarlah ke Tan’im, berniatlah untuk umrah, lalu temuilah kami di tempat ini.” Beliau menambahkan, “Pahala yang kamu peroleh bergantung pada nafkah yang kamu keluarkan atau kesulitan yang kamu alami.” (HR. Bukhari, no. 1787 dan Muslim, no. 1211).
Pengorbanan dan usaha yang ikhlas akan mendapatkan balasan pahala yang besar dari Allah Ta’ala.
Umrah adalah ibadah yang penuh dengan keberkahan dan manfaat, baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat. Dengan memahami keutamaan-keutamaannya, setiap Muslim diharapkan semakin termotivasi untuk melaksanakan ibadah ini dengan sungguh-sungguh.
