Kebiasaan orang Indonesia ketika berpergian adalah membeli oleh-oleh untuk orang terdekat seperti keluarga, teman ataupun tetangga, hal ini tidak luput saat kita melakukan ibadah umroh ke tanah suci.
Berbagi hal baik adalah bagian dari ajaran Islam, selain berbagi insipirasi ketika ibadah umroh beberapa jamaah senantiasa berbagi oleh-oleh khas tanah suci. Namun apabila tidak dipersiapkan dengan baik maka “berburu” cinderamata ini ternya bisa menguras kantong baraya, lho!
Tenang baraya, kali ini UmrohJabar.com akan berbagi cara berbelanja di tanah suci dengan efisien dengan kantong baraya.
5 Tips Berburu Oleh-oleh Haji dan Umroh Ramah Budget
- Buat Daftar Belanja
Pastikan membuat daftar ini sebelum berangkat. Catat barang apa saja yang akan dibeli dan untuk siapa saja cinderamata ini akan baraya bagikan. Jangan lupa sesuaikan dengan budget yang baraya alokasikan.
- Jangan Berpakaian Terlalu Mencolok
Setiap perniagaan pasti ada aksi tawar menawar, pedagang sering kali melihat kapasitas kantong baraya dari penampilan. Pilihan pakaian sederhana memudahkan baraya untuk menawar harga lebih murah.
- Pilih Tempat Sesuai Budget
Tips dari kami hindari belanja di mall atau outlet besar apabila dana yang baraya punya terbatas. Biasanya jasa umroh berpengalaman menyediakan tour guide (muthawif) dan tour leader yang amanah serta tahu betul lokasi tempat belanja oleh-oleh.
- Pintar Tawar Menawar
Untungnya jamaah umroh terbesar di dunia adalah dari Indonesia terutama daerah Jawa Barat. Jadi jangan heran jika pedagang di sana fasih berbahasa Indonesia apalagi berbahasa daerah, sunda misalnya. Gunakan Bahasa Indonesia memudahkan tawar menawar lebih mudah.
- Cermat Memilih Barang
Telitilah sebelum membeli dan pilihlah barang berkualitas sesuai dengan daftar belanjaan baraya. Ternyata pedagang di tanah suci banyak menjual produk dari Indonesia juga lho, jadi kenapa harus jauh-jauh pergi kesana kalau bisa mendapatkan barang yang sama di negara sendiri.
Oleh-oleh atau cinderamata yang biasanya dibeli oleh jamaah Indonesia adalah pernak-pernik atau souvenir, air zamzam, kurma, sajadah Khas Arab Saudi, minyak wangi, tasbih, siwak, henna, kacang-kacangan dan cokelat Arab, madu Kashmir. Barang tersebut sebetulnya banyak juga dijual oleh importir di Indonesia dengan harga yang tidak jauh berbeda. Sebagai penutup tulisan ini, saran kami belilah oleh-oleh sesuai kebutuhan, berguna dan yang pasti unik serta memang tidak ada di Indonesia.
